A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Attempt to read property "full_name" on null

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 85

Backtrace:

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 85
Function: _error_handler

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

SMA Quranic Science Boarding School
17 Mar 2026
Oleh

Santri QSBS Ini Berhasil Menuntaskan Hafalan 30 Juz di Bulan Ramadhan

Santri QSBS Ini Berhasil Menuntaskan Hafalan 30 Juz di Bulan Ramadhan
"

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi para pencinta Al-Qur’an. Di tengah suasana penuh keberkahan itu, sebuah capaian membanggakan lahir dari SMA Quranic Science Boarding School (QSBS) Pesantren Al-Kautsar 561. Di antara para siswa SMA yang mengikuti ujian tasmi, terdapat satu santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an secara penuh. Santri tersebut adalah Muhammad Ihsan Sukmana, siswa kelas XII-3, yang berhasil menyelesaikan tasmi 30 juz setelah menempuh perjalanan panjang dalam menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Keberhasilan tersebut tentu tidak diraih secara instan. Di baliknya terdapat proses panjang yang dipenuhi kesungguhan, kedisiplinan, serta dukungan dari orang tua, guru, dan lingkungan pesantren.

Ihsan merupakan putra dari Bapak Sukma Dilaga dan Ibu Heni Nuraeni, yang berasal dari Kavling Pilang Sari Residence Blok D No.22-A, RT.07/RW01, Desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Perjalanan Ihsan bersama Al-Qur’an dimulai sejak ia masih duduk di kelas 3 sekolah dasar. Sejak saat itu ia mulai menghafal Al-Qur’an dengan keyakinan bahwa kitab suci tersebut merupakan pedoman hidup bagi manusia. “Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi hamba-Nya. Saya mengibaratkannya seperti seseorang yang menggunakan petunjuk arah untuk menuju tempat yang belum ia ketahui,” ungkap Ihsan. Keyakinan tersebut membuatnya terus berusaha menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Baginya, menghafal Al-Qur’an bukan sekadar menambah hafalan, tetapi juga memahami bagaimana menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan.

Selama menempuh pendidikan di pesantren, Ihsan menjalani rutinitas menghafal dengan penuh disiplin. Ia mengikuti halaqah Al-Qur’an secara rutin serta menjaga keseimbangan antara ziyadah (menambah hafalan) dan muroja’ah (mengulang hafalan). Setiap hari ia menambah hafalan pada halaqah ba’da Subuh, kemudian menguatkannya kembali melalui muroja’ah pada halaqah ba’da Maghrib. Kebiasaan ini ia jalani secara konsisten hingga hafalan yang ia kumpulkan mencapai 30 juz. Menjelang ujian tasmi, ia juga meluangkan lebih banyak waktu untuk memperkuat hafalan yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun. Dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an, Ihsan juga memiliki ayat yang sangat berkesan baginya, yaitu Q.S. Taha ayat 126 yang mengingatkan tentang konsekuensi bagi orang yang mengabaikan ayat-ayat Allah. “Q.S. Taha ayat 126 mengingatkan saya bahwa segala ayat-ayat yang telah Allah SWT berikan kepada kita tidak boleh diabaikan, karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat,” ungkapnya.

Perjalanan Ihsan hingga mampu menyelesaikan tasmi 30 juz tidak lepas dari dukungan orang tua yang senantiasa memberikan doa dan nasihat. Saat ujian tasmi berlangsung, orang tua Ihsan juga turut menyaksikan momen tersebut melalui video call, menjadi saksi perjalanan panjang yang telah ia tempuh. Selain keluarga, dukungan juga datang dari musyrif, guru, dan teman-teman yang memberikan semangat selama proses menghafal Al-Qur’an. Lingkungan Quranic Science Boarding School (QSBS) sendiri turut memberikan peran penting. Program pendidikan yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum berbasis Al-Qur’an serta suasana pesantren yang kondusif membantu para santri untuk tetap fokus dalam menjaga hafalan sekaligus menuntut ilmu.

Ujian tasmi 30 juz yang dijalani Ihsan tidak dilakukan sekaligus dalam satu waktu. Ia menyelesaikannya secara bertahap selama sekitar dua bulan, hingga akhirnya menuntaskan seluruh hafalannya pada 26 Februari. Ketika ayat terakhir berhasil dilantunkan dan ia menutup bacaannya dengan kalimat ṣadaqallāhul ‘aẓīm, sebuah perasaan haru pun tak terbendung. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tasmi, Ihsan tidak mampu menahan emosinya dan air mata pun jatuh sebagai ungkapan syukur. “Dulu saya sempat bertanya-tanya kenapa banyak orang menangis ketika tasmi 30 juz. Setelah mengalaminya sendiri, saya baru memahami bahwa ketika kita memuliakan Al-Qur’an, maka Al-Qur’anlah yang akan memuliakan kita,” tuturnya.

Kepada teman-teman seusianya yang ingin menghafal Al-Qur’an, Ihsan berpesan agar tidak mudah menyerah dalam menjalani prosesnya. “Menjaga Al-Qur’an pasti melelahkan, tapi percayalah Allah SWT selalu bersama kita dan akan memberikan balasan terbaik sesuai amalan kita,” pesannya. Setelah berhasil menyelesaikan tasmi 30 juz, Ihsan berharap dapat terus menjaga hafalannya, memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta menebarkan manfaat bagi banyak orang.

Kisah Muhammad Ihsan Sukmana menjadi pengingat bahwa perjalanan bersama Al-Qur’an adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kesungguhan, doa, dan ketekunan. Di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan ini, pencapaian tersebut menjadi inspirasi bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an bukan hanya melahirkan hafalan, tetapi juga membentuk hati yang lebih dekat kepada Allah SWT.

"
Dibagikan di:

Komentar (3)

I
Ibunda
18 Mar 2026 14:28

Maasyaalloh tabaarokalloh Alhamdulillah wa syukrillah putera kami sudah mengkhatamkan dan mentasmikan hafalan nya sebanyak 30 juz Kami sgt bersyukur dan tidak menyangka akan pencapaian anak kami sampai sejauh itu Namun kami melihat tekad kuat nya ingin menghafal sampai 30 juz maka kami sebagai orang tua terus mendukung dan mendoakan Alhamdulillah Biidznillah atas karunia Alloh SWT juga berkat perjuangan Isan harapan nya tercapai itu pun tidak lepas dr peran serta dukungan dan Bimbingan para asatidz juga seluruh pihak sekolah Kami ucapkan terimakasih yg sebesar besar nya kpd SMA QSBS Al Kautsar khusus nya Bu Haji tati sbg pimpinan juga para asatidz atas segala dedikasi nya utk putra kami Jazaakumullohu Ahsanul jazaa semoga Alloh SWT berkahi dan berikan balasan terbaik baik didunia maupun diakhirat kelak Semoga akan ada banyak Santri generasi penerus Al Kautsar yg bisa mengikuti jejak Ihsan Aamiin Berkah sukses maju terus yayasan Al Kautsar semoga bisa terus banyak menebar manfaat untuk ummat Semoga Ihsan pun bisa tetap Istiqomah hidup dengan Al Quran dan bisa menebar banyak manfaat seperti Al Kautsar Aamiin

B
Baihaqi
18 Mar 2026 13:50

MasyaAllah barakallah ihsan semoga kelas jadi orang sukses yang mampu mengamalkan Quran dan isinya

D
Didi Sholahuddin
18 Mar 2026 13:48

Alhamdulillah Barokallah

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined property: stdClass::$post_comment_status

Filename: qsbs_2/single-post.php

Line Number: 427

Backtrace:

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/views/themes/qsbs_2/single-post.php
Line: 427
Function: _error_handler

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/views/themes/qsbs_2/index.php
Line: 415
Function: view

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 87
Function: view

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined property: stdClass::$post_comment_status

Filename: qsbs_2/single-post.php

Line Number: 428

Backtrace:

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/views/themes/qsbs_2/single-post.php
Line: 428
Function: _error_handler

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/views/themes/qsbs_2/index.php
Line: 415
Function: view

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 87
Function: view

File: /home/appsalka/sma.apps-alkautsar561.web.id/index.php
Line: 315
Function: require_once